KEMENDIKBUD LIBATKAN GURU CEGAH KORUPSI

KEMENDIKBUD LIBATKAN GURU CEGAH KORUPSI

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melibatkan guru dan anak untuk membantu pencegahan tindak kejahatan korupsi di sekolah. Strategi ini merupakan bentuk sinergitas antara siswa, guru dan aparat penegak hukum dalam pemberantasan korupsi di dunia pendidikan.

Ini tercermin melalui upaya pencegahan korupsi yang dilakukan Inspektorat Jenderal Kemendikbud di Medan, Kamis (1/8/2019) dengan mengumpulkan 35 orang siswa dan 35 orang guru yang tergabung dalam komunitas “Saya Anak Anti Korupsi” (SAAK) dan “Saya Guru Anti Korupsi” (SGAK) dari perwakilan sekolah di Medan untuk dilatih menjadi agen anti korupsi di lingkungan masing-masing.

Sebagai tanda ikut dalam pembentukan agen itu, pihak penyelenggara memberikan syal sebagai symbol kesediaan turut serta mencegah korupsi.

Kegiatan tersebut, selain melibatkan sekolah juga didukung oleh Badan Pengembangan Pendidikan Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD-Dikmas) provinsi Sumatera Utara dan Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (Dikyanmas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Leave a Comment