Sejarah

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Jasmani dan Bimbingan Konseling atau disingkat PPPPTK Penjas dan BK terbentuk pada tahun 2007 berdasarkan pada Permendiknas Nomor 08 tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja PPPPTK. PPPPTK Penjas dan BK sebelumnya bernama Pusat Pengembangan Penataran Guru Keguruan (PPPG Keguruan).

PPPPTK Penjas dan BK merupakan salah satu Unit Pelakasana Teknis (UPT) di  bawah pembinaan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK). Pada saat bernama PPPG Keguruan tugas dan fungsinya adalah menyelenggarakan penataran guru bimbingan dan penyuluhan, kemudian pada tahun 1995 diberi kepercayaan untuk melaksanakan pendidikan dan pelahan di bidang metodologi pembelajaran guru TK dan SD serta pelahan-pelahan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan lembaga.

Perkembangan lebih lanjut, sebelum akhirnya berubah nama menjadi PPPPTK Penjas dan BK, seiring dengan dibentuknya Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK), pada tahun 2005 berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 31 tahun 2005, PPPG Keguruan tidak lagi dibawah Ditjen Dikdasmem, namun menjadi pembinaan dari Ditjen PMPTK dan mulai tahun 2012 Ditjen PMPTK dibubarkan dan dibentuk menjadi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK dan PMP).

Pada tanggal 13 Februari 2007 Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 tahun 2007 (sekarang Permendikbud No 41 Tahun 2012) tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, PPPG Keguruan resmi berubah nama menjadi Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Jasmani dan Bimbingan Konseling (PPPPTK Penjas dan BK) dengan tugas utama adalah melaksanakan pengembangan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan bidang pendidikan jasmani dan bimbingan konseling.