TINDAK KEJAHATAN KORUPSI MAKIN “MENJIJIKAN”

TINDAK KEJAHATAN KORUPSI MAKIN “MENJIJIKAN”

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tetap pada pendirian semula untuk berkomitmen dalam hal pencegahan korupsi. Ini dibuktikan dengan prestasi yang telah diraih dalam lima tahun berturut-turut dengan status “Wajar Tanpa Pengecualian” (WTP) serta prestasi lain dalam perwujudkan zona integritas wilayah bebas dari korupsi (ZI-WBK).

Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan rapat koordinasi Pencegahan Korupsi di Jakarta yang berlangsung tiga hari sejak Senin malam (29/7/2019) yang secara khusus mendikusikan secara mendalam tentang strategi dan implementasi pencegahan korupsi.

Dengan terus memperluas jaringan kerja sama dengan institusi pencegahan korupsi, rapat koordinasi juga mengupas tuntas menyangkut kebijakan pencegahan korupsi dengan nara sumber Inspektur Jenderal Kemendikbud Prof Muchlis R Luddin, Strategi Pencegahan Korupsi di lingkungan kementerian dan lembaga oleh Deputi Bidang Pencegahan KPK.

Selain itu juga dibahas masalah strategi mewujudkan zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) oleh Deputi Menpan Bidang Reformasi Birokrasi dan Implementasi Pencegahan Korupsi oleh Sekjen Kemendikbud.

Rakor Pencegahan Korupsi akan diikuti sebanyak 190 orang pejabat eselon II, III, dan IV dari lingkungan unit Utama Kemendikbud dan UPT Pusat yang berada di DKI Jakarta, serta auditor Itjen Kemendikbud.

Leave a Comment