WEBINAR SEKOLAH HUMANIS MELALUI SINERGITAS  GURU PJOK DAN GURU BK

WEBINAR SEKOLAH HUMANIS MELALUI SINERGITAS GURU PJOK DAN GURU BK

Bogor, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Pendidikan Jasmani dan Bimbingan Konseling menyelenggarakan Webinar Sekolah Humanis melalui sinergitas Guru PJOK dan Guru BK pada hari ini, 13 Juli 2020

Tujuan Kegiatan Webinar Sekolah Humanis melalui sinergitas Guru PJOK dan Guru BK adalah:

  1. Membekali Guru PJOK dan Guru BK pada sekolah Humanis untuk dapat mengelola pembelajaran dan pelayanan BK secara sinergis dalam sehingga mengoptimalkan potensi peserta didik.
  2. Membekali manajemen sekolah untuk dapat menyelenggarakan pendidikan yang humanis dengan menata dan mengelola sumber daya, serta mengoptimalkan keterlibatan seluruh warga belajar dan pemangku kepentingan lainnya

Sasaran Webinar Sekolah Humanis melalui sinergitas Guru PJOK dan Guru BK adalah Sekolah yang ditetapkan sebagai sekolah humanis sinergitas Guru PJOK dan Guru BK tahun 2019 sebanyak 10 (sepuluh) sekolah, yaitu :

  1. SMP Negeri 1 Samarinda
  2. SMP Negeri 2 Bandung
  3. SMP Negeri 6 Unggul Sekayu
  4. SMP Negeri 2 Kendal
  5. SMA Negeri 6 Jakarta
  6. SMA Negeri 1 Bogor
  7. SMA Plus Permata Insani Islamic School Tangerang
  8. SMA Negeri 2 Sumber, Solok
  9. SMA Negeri 21 Makasar
  10. SMK Negeri 1 Sewon

Masing-masing sekolah diwakili oleh Kepala Bidang pada Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota, Pengawas sekolah, Kepala Sekolah, Ketua Komite Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum, Guru PJOK dan Guru BK. Total sasaran peserta sebanyak 90 orang.

Secara umum, hasil yang diharapkan dari Pelaksanaan Webinar Sekolah Humanis melalui sinergitas Guru PJOK dan Guru BK ini adalah terbentuknya ekosistem sekolah yang bermutu dan berkarakter, menyenangkan, bermanfaat dan bermakna baik bagi peserta didik maupun warga sekolah lainnya, serta masyarakat.

Narasumber kegiatan Webinar Sekolah Humanis melalui sinergitas Guru PJOK dan Guru BK ini adalah Dr. Praptono direktur Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar, Dr. H. Yaswardi, M.Si Kepala PPPPTK Penjas dan BK, Dr. Sugito AW, M.Pd.Or dan Ana Susanti, M.Pd Widyaiswara PPPPTK Penjas dan BK.

Pada saat pembukaan,  Yaswardi menyampaikan bahwa semangat sekolah humanis sesuai dengan kebijakan yang ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu guru penggerak  dan merdeka belajar. Beliau berharap baik kepala sekolah, pengawas sekolah, komite sekolah, guru penjas dan guru bimbingan konseling di sekolah humanis, membangun persepsi yang sama bahwa sekolah humanis merupakan sekolah piloting yang memiliki kesan humanis melalui sinergitas guru Penjas dan guru BK yang akan menghasilkan “wellbeing students”.

Sementara itu dalam paparannya Dr. Praptono, Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus menjelaskan bahwa  “wellbeing students” dalam Bahasa mas menteri adalah pelajar Pancasila yang memiliki 6 karakter yaitu bernalar kritis, mandiri, kreatif, gotong royong, kebhinekaan global dan berakhlak mulia.

Leave a Comment